Lawan Pandemi Korona, ADB Kucurkan Rp47,2 M Untuk Bantu Anak Indonesia

JAKARTA, MONDIALNEWS – Asian Development Bank (ADB) dan United Nations Children’s Fund (UNICEF) bertekad mendukung pembangunan inklusif dan mendukung kesejahteraan anak dan kaum muda di Indonesia, termasuk dalam perang melawan pandemi penyakit virus korona baru (COVID-19), dalam sebuah nota kesepahaman (MOU) yang baru ditandatangani.

Melalui kemitraan tersebut, ADB dan UNICEF akan bekerja sama guna meningkatkan berbagai programnya bagi anak-anak, remaja, perempuan, dan kelompok masyarakat tertinggal lainnya di Indonesia pada bidang-bidang seperti kesehatan, air, sanitasi dan kebersihan, pendidikan, nutrisi, perlindungan sosial, serta perubahan iklim dan ketahanan bencana.

Kemitraan ini juga akan mendukung tanggap darurat Indonesia terhadap pandemi COVID-19, termasuk penyediaan peralatan medis yang sangat penting, seperti alat pelindung diri bagi tenaga kesehatan di seluruh Indonesia. Bantuan yang berkaitan dengan COVID-19 akan dibiayai melalui hibah dari Asia Pacific Disaster Response Fund ADB senilai $3 juta atau setara dengan Rp47,2 miliar, yang disetujui oleh ADB pada 20 Maret 2020, dengan UNICEF sebagai salah satu mitra pelaksana utama.

MOU tersebut ditandatangani oleh Debora Comini, Perwakilan UNICEF Indonesia, dan Winfried Wicklein, Direktur ADB untuk Indonesia. Inilah kesepakatan formal pertama di antara kedua lembaga tersebut di tingkat negara, setelah bekerja sama pada tingkat dunia selama bertahun-tahun.

“ADB bersyukur dapat bekerja sama dengan mitra yang begitu kuat dan berkomitmen seperti UNICEF di Indonesia, khususnya di tengah situasi yang sangat tidak biasa seperti saat ini, ketika pandemi COVID-19 telah berdampak buruk pada kesehatan dan penghidupan masyarakat,” kata Winfried Wicklein, dalam keterangan tertulis yang diterima Kamis (16/4/2020).

“Kerja sama ini akan memungkinkan kami untuk bersama-sama membantu pemerintah mengatasi dampak pandemi di Indonesia sesegera mungkin, dan mendukung prioritas pembangunan pemerintah dalam jangka menengah dan panjang,” ujarnya.

ADB berkomitmen mencapai Asia dan Pasifik yang makmur, inklusif, tangguh, dan berkelanjutan, serta terus melanjutkan upayanya memberantas kemiskinan ekstrem. Didirikan pada 1966, ADB dimiliki oleh 68 anggota—49 di antaranya berada di kawasan Asia dan Pasifik.

UNICEF mendukung hak dan kesejahteraan setiap anak dalam segala langkahnya. Bersama para mitranya, UNICEF beroperasi di 190 negara dan wilayah guna mewujudkan komitmennya menjadi tindakan nyata, dengan upaya khusus yang difokuskan untuk membantu anak-anak yang paling rentan dan terpinggirkan, memberikan yang terbaik bagi semua anak, di seluruh dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *