WHO: Konsumsi Alkohol Tingkatkan Risiko Terkena Virus Corona

JAKARTA, MONDIALNEWS – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merekomendasikan pembatasan konsumsi alkohol selama pandemi virus corona (Covid-19) karena dapat menyebabkan kerentanan kesehatan dan menimbulkan masalah kesehatan mental serta kekerasan.

Menurut laporan WHO yang diterbitkan belum lama ini, alkohol membahayakan sistem kekebalan tubuh dan meningkatkan risiko kesehatan. Karena itu, WHO menyarankan agar orang meminimalkan konsumsi alkohol, khususnya selama pandemi Covid-19.

Peringatan ini juga ditujukan untuk orang-orang yang mempercayai mitos bahwa mengonsumsi alkohol justru dapat melindungi diri dari serangan virus corona. “Sebaliknya, itu (konsumsi alkohol) dapat membuat orang lebih rentan terhadapnya (Covid-19),” ujar Manajer Program WHO untuk Obat-Obatan Alkohol dan Narkoba, Carina Ferreira-Borges, Jumat (17/4/2020).

Ia mengatakan konsumsi minuman keras yang tinggi di Eropa dapat berisiko menelan banyak korban. Sementara di Inggris, pejabat medis menyarankan agar masyarakat yang ingin mengonsumsi alkohol, sebaiknya tak lebih dari 14 unit seminggu atau setara dengan enam gelas bir dan anggur ukuran sedang.

“Ketakutan dan kesalahan informasi telah menghasilkan mitos berbahaya bahwa mengonsumsi alkohol berkekuatan tinggi dapat membunuh virus Covid-19. Tidak. Mengkonsumsi alkohol menimbulkan risiko kesehatan, tetapi mengonsumsi etil alkohol berkekuatan tinggi (etanol), terutama jika telah dipalsukan dengan metanol, dapat mengakibatkan konsekuensi kesehatan yang parah,” ujar Carina.

Dorongan untuk membatasi konsumsi alkohol muncul karena jumlah kasus virus corona yang dikonfirmasi di Amerika Serikat saat ini lebih dari 674.640. Setidaknya 34.522 orang di Amerika telah meninggal karena virus mematikan tersebut.

Sebelumnya beredar di media sosial informasi bahwa mengonsumsi alkohol dapat membunuh virus corona. Meski setelah ditelusuri informasi yang beredar itu merupakan kabar bohong, namun tak dipungkiri beberapa orang banyak yang tertipu dengan informasi tersebut.

Setidaknya, sejumlah warga Iran mempercayai klaim “minum alkohol bisa membunuh virus Corona Covid-19” itu dan akhirnya meninggal. Hal ini diketahui setelah sebuah rumah sakit di Teheran, Iran, menerima banyak pasien dalam beberapa hari terakhir yang keracunan karena minum alkohol dengan harapan dapat mencegah infeksi virus Corona.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *