Owner Kantor Hukum Spesialis Kasus Korupsi Raih Gelar Doktor

JAKARTA, MONDIALNEWS – Halim Darmawan, advokat pada kantor hukum spesialis penanganan kasus kasus korupsi pertama di Indonesia, berhasil mempertahankan disertasinya dihadapan Senat Guru Besar Program Doktor Ilmu Hukum Pasca Sarjana Universitas Jayabaya di Kampus Universitas Jayabaya, pada Selasa (28/7).

Halim berhak menyandang gelar Doktor setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul “Pembuktian Actus Reus dan Mens Area Korporasi Sebagai Pelaku Tindak Pidana Korupsi Dalam Pembaharuan Hukum Pidana di Indonesia”.

Dengan pengukuhan ini, membuat Halim menjadi Doktor pendiri kantor hukum spesialis kasus korupsi pertama di Indonesia.

Seperti diketahui, Kantor Hukum Hananta dan Halim, didirikan Halim bersama dengan RM Tito Hananta Kusuma, SH, MM di Jakarta. Dalam beroperasi kantor hukum ini mempunyai spesialisasi penanganan kasus kasus korupsi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kejaksaan Agung (Kejagung).

Saat ditemui di Kampus Universitas Jayabaya, Halim mengatakan, berbangga hati karena berhasil mempertahankan disertasinya.

“Namun kebanggaan ini belum berakhir, saya masih banyak terbebani untuk memberikan amanat-amanat kepada masyarakat maupun kepada lembaga-lembaga negara apabila dibutuhkan terkait dengan masalah hukum,” katanya.

Pihaknya siap memberikan pendapat pendapat hukum sesuai dengan aturan undang-undang maupun dengan cara secara prosedur yang telah ditetapkan oleh perundang-undangan.

“Kami siap membantu. Kami siap memberikan pendapat pendapat hukum untuk masyarakat bangsa dan negara,” ujarnya. Atas pencapaiannya ini, Halim mengucapkan terima kasih kepada Civitas Akademis Universitas Jayabaya, baik Yayasan, Rektor, Direktur maupun para dosen dosen yang telah membimbing.

“Sehingga saya bisa menjadi Doktor memang di dalam mencapai hal tersebut ada kendala-kendala, namun kami selalu dibimbing dengan cara pembimbingan dengan baik sehingga saya berterima kasih kepada Profesor Gayus Lumbuun maupun Profesor Musthofa,” tukssnya.

Pihaknya juga mengimbau pada angkatan angkatan yang belum menyelesaikan gelar Doktor untuk segera menuntaskannya. “Pada angkatan yang masih terbengkalai, yang mana mungkin merasa takut jadi Doktor, tetapi dengan segala cara, dengan cara bertahan, bersabar, maka dapat menghadapi kendala untuk jadi Doktor,” ujarnya. Apabila ada yang kesulitan maka pihaknya siap untuk membantu memberikan jalan membuat penelitian dan disertasi. Usai acara disertasi, Halim dan keluarga berfoto bersama. (Luki)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *